BERCINTA DENGAN GADIS PKL
Kisah manis ini terjadi sewaktu usia penulis masih menginjak 25 tahun. Cerita Seks yang menceritakan gimana perjaka sang penulis mulai hilang. Masih single tapi bukan berarti tidak laku. Secara tubuh tinggi tegap dan atletis, pasti banyak dilirik tante-tante. Eh salah, anak gadis dong maunya haha
Di tengah inti kota Bandung yang sejuk dan nyaman, paling banyak viral kasus gadis ML di
juga dari sini. Selain banyak pemandangan menakjubkan selain anak gadis Sunda yang terkenal ramah, sopan, putih dan bahenol. Banyak kosan dan sepanjang jalan juga tersedia makanan khas yang tak kalah menarik. Belum lagi bisa belanja bebas di outletnya. Cafe keren juga di puncak banyak banget.
Nah, kembali ke laptop. Edisi Siwajah Dewasa kali ini disibukkan dengan cara mainaman antara seorang pemuda lugu-cupu yang tergoda oleh siswi PKL yang sexy bohai ini. Di suasana pagi kurang lebih jam 8 lewat saya sedang asik sarapan dan ngopi di warung sekitaran sekolah. Terlihat 3 siswi yang berseragam lengkap menghampiri diriku. Sebut saja Desi, Deah dan Ucy.
Konsentrasi mataku tertuju ke si Desi yang sangat mencolok dengan payudaranya yang sangat besar itu. Siwajah dewasa yang tak kusangka anak SMA bisa segede itu. Si Desi itu agak kurus dengan bentuk wajah bulat dan mempunyai bentuk payudara yang padat pol, seakan mau keluar dari kancing bajunya gitu. Kebayang dong yah? Terus tangannya ada bulu halus gitu, pasti gampang terangsang pikirku dalam hati.
Nah selang seminggu kemudian, mereka bertiga kembali berpapasan di sekitaran area sekolah lagi. Karena saya uda pernah ngobrol tentang suasana kantor saya, jadi saya kenalin mereka tuh bisa PKL di sini dan langsung mulai bekerja. Seusai itu Deah dan Desy saya tugaskan di bidang lain, sedangkan Ucy, saya suruh menolong pekerjaan di ruangan saya. Kebetulan ruangan saya tersendiri. Sedap euy!
Dalam rangka mainaman, terbukti telah saya rancang sedemikian rupa supaya rutin bisa menikmati keindahan tubuh Ucy yang saat itu kelihatan cantik dan sexy dengan rok yang agak ketat di atas lutut. Lalu saya mengantar Deah dan Desi ke ruangan lain untuk menolong karyawan yang lain, sedangkan Ucy saya suruh duduk sejenak di ruangan saya.
"Nanti ku samperin yah, Ucy duduk aja dulu di sofa gede di ruanganku. Itu nyaman banget kok.
Apa yang wajib saya kerjakan, Pak?" tanya Ucy ketika saya telah kembali.
"Kamu duduk di "sofa aja dulu, ntar saya diskusi soal job desk kamu." sembari memberbagi berbagai lembar kertas kerja pada nya.
"Dan tolong jangan panggil saya Bapak, saya belum Bapak-bapak lho, panggil saja Mas Kardi." kata saya sambil bercanda.
"Baik Mas Kardi, tetapi tolong ajarkan saya mengetik, sebab saya belum mahir memakai komputer."
Sambil ajarin Ucy mengetik, Saya berdiri di sampingnya sambil menikmati tubuhnya yang aduhai, BH nya keliatan rendanya dari kancing baju seragam nya. Sebentar-sebentar mencuri pandang ke arah payudaranya yang kelihatan dari atas sebab kerahnya agak terbuka sedikit. Mainaman coy, pelan tapi pasti.
Joni-ku seketika ngaceng gak karuan, karena sesekali kelihatan belahan payudaranya yang putih mulus tertutup bra warna coklat muda.
Rok pendek yang keliatan paha putih pula, roknya naik ke atas ketika duduk. Tanpa disadari, kemaluan saya berdiri tegak. Pikiran kotor saya keluar, bagaimana caranya untuk bisa menikmati keindahan tubuh anak SMK ini.
Saya pun memikirkan sebuah cara. Kan Bapak atasan kita lagi dinas ke luar kota, kita ke dalam situ aja yuk" jawabku sambil sebentar-sebentar melihat celana dalamnya yang terselip di antara pahanya.
Benda pusaka saya telah tegang sekali, dan semacamnya Ucy sempat melihat ke arah celana saya yang telah berubah bentuk, tetapi cepat-cepat dialihkannya. Sambil tersipu malu sebenarnya saya tau dia juga mau. Lalu cepat-cepat kami berdua masuk ke ruangan atasan saya sambil menutup, lalu menguncinya.
"Mas.. kenapa dikunci?" tanya Susy merasa tak enak. "Sengaja.. biar orang-orang menyangka kami tak ada di dalam. Lagian kan cuma sebentar doang itu mah."
"Ih, Mas suka mancing gitu deh, Ucy kan masih anak sekolahan!" katanya mengancam tetapi dengan nada bercanda.
Aksi saya pun dimulai. tangan saya mulai memegang dan mengelus tangannya, dirinya diam saja dan tak ada tanda-tanda penolakan. Ucy malah arahkan tanganku ke arah tangannya yang berbulu halus dan saya taruh di atas pahasaya. Kami puteriin lagu kenceng-kenceng biar di luaran gak curiga.
"Kami juga sambil puterin film porno jepang biar lebih lengkap lagi suasana di pagi hari itu.
"Terus terang, aku sih terangsang liatin kamu sejak awal. Cy."
"Saya juga kayaknya terangsang Mas," katanya tanpa malu-malu.
Melihat situasi ini, Ucy cukup welcome. Tangan saya mulai meraba ke arah lain. Perlahan-lahan saya arahkan tangan kanan saya ke arah payudaranya dari luar baju seragam sekolahnya. Sedangkan tangan kiri, saya jatuhkan ke atas pahanya dan saya raba pahanya dengan penuh perasaan. Tangan kanan saya makin meremas-meremas payudara sebelah kanannya.
"Oohh Maass.. jaangaan Maas.. ohh.." Ucy terus mendesah.
"Ooohh.. Mass enakk.. teerruuss.. aahh.." waduh ogut juga bingung bentar mau bentar kagak. Ngakak
Kepala Joni ku menancap tinggi bagaikan tiang bendera yang keras dan panjang. Terlihat bibir merah membasah. Dengan cara spontan, saya cium bibirnya, nyatanya dibalas dengan buasnya oleh Ucy.
Lidah kami saling mengulum dan saya arahkan lidah saya pada langit-langit bibirnya. Terus tak menentu saja getaran badan Ucy. Saya suruh dirinya untuk meraba batang kejantanan saya yang telah menegang dan kencang di balik celana panjang.
"Mmmhh.. mmhh.." saya tak tahu apa yang bakal dirinya ucapkan sebab mulutnya terus saya kulum dan hisap. Segera saya lepas semua kancing bajunya.
"Aahh.. oouhh.. terruuss oohh.. enaakk." siwajah dewasa mulai girang.
Pentil payudaranya yang sebelah kiri saya hisap. Semacam bayi yang kehausan, saya menyedot putingnya terus keras. Susy makin menggelinjang dan berteriak-teriak. Tangan kiri saya lalu mulai meraba pahanya, saya buka pahanya, terus tangan saya meraba-raba ke atas dan ke arah selangkangannya. Jari saya menyentuh kemaluannya di atas celana dalam yang telah basah. Awalnya dirinya bilang
"Oouhh Maass jangaann.." selang gak lama malah minta lagi, emang mainaman.
"Oouughh Maass terruuss.." Saya masukkan jari tangan saya ke mulut Susy, lalu dihisapnya jari saya dengan penuh nafsu.
Ucy sibuk mengulum dan menyedot batang kemaluan saya, sedangkan kedua tangannya memegang pantat saya.
Cepat sekali dirinya belajar. Saya membungkuk dan saya buka kedua belah pahanya, Ucy mengerti lalu merenggangkan pahanya sambil membawa pahanya. Segera saya buka resleting roknya dan saya angkat roknya jadi nampak CD yang berwarna putih. Tangan kanan saya segera meraba dan menekan-nekan belahan vaginanya yang tertutup CD, telah basah.Becek sekali ujarku.
Mata Ucy terpejam, segera saya masukkan Joni ke dalam vaginanya. Karena sudah basah dari awal karena sangat terangsang. Goyangan ku pun tak ragu lagi, dengan gesit dan kecepatan tinggi saya ibarat menunggang kuda api tahun baru China imlek ini, aku pun meraum bagaikan Singa kelaparan.
"Aman pokoknya ini rahasia kita berdua yah." bisikku ke telinganya.
"Yuk, kita keluarnya barengan, aku uda mau nembak nih."
ÄUKHHKKKKK...Masssss... aahhhlll... aku keluar..." ucap nya keras.
Seusai semua rapih, kami kembali berpelukan. Seusai itu kami keluar dari ruangan bos. Tak begitu lama, kedua temennya pun mengajak ia pulang.
Besok paginya, Ucy sengaja datang duluan dan sudah kami atur sedemikian rupa juga.
"Selamat pagi Mas" dirinya memberi salam. Ah, senyumnya manis sekali,
"Selamat pagi, Ucy." waktu mu masih panjang disini, kita bisa nikmati setiap detiknya bersama.Fikirku.
Daftar, depo dan wd. Kami berdua malah semakin heboh lagi di ruangan bos, di meja, di kursi, di balik tembok, dengan posisi berdiri atau doggie style, pokoknya liar luar dalam.
Malah Ucy sempatkan diri cari saya di hotel. Kami tak jarang melakukannya dari pagi hingga sore. Nyatanya Ucy orangnya emang menikmati dan hiperseks, jadinya mudah terangsang.
Tanpa disadari, seusai 3 minggu berlalu, mereka telah berakhir PKL, hubungan kami tetap berlanjut hingga akhirnya, dirinya di jodohkan oleh orang tuanya. Happy Ending kan? Siwajah Dewasa kali ini tetap memilih mainaman.





Belum ada Komentar untuk "BERCINTA DENGAN GADIS PKL"
Posting Komentar