SITUS MAJALAH DEWASA INDONESIA
SIWA77 OFFICIAL
Siapa yang gak kenal Enny Arrow? Balik ke zaman sebelum ada situs majalah dewasa Indonesia. Remaja tahun 1980 - 1990- an semuanya rata-rata konsumsi majalah sebagai BALI (Baca. Bahan Coli) mereka.
Nah, yang menarik disini adalah Sejarah munculnya rumor bahwa misteri Enny Arrow yang menjadi simbol erotis di tahun 90-an. Kalau dilihat dari sampu depannya, cover novel zaman dulu tergolong berani. Karena dulu tuh gak ada satupun buku bergambar wanita berpose panas. Hanya Enny Arrow yang berani. Bahasa yang digunakan juga lebih relate dan tergolong kreatif juga. Hayoo, ngaku kan? Sambil baca sambil ketawa lucu geli.
Enny Arrow Ternyata Seorang Penjahit
Misteri ini hingga kini masih belum terjawab, banyak rumor beredar namun tidak satupun yang valid. Sumber lain juga pernah menyatakan bahwa Enny Arrow dulunya hanya seorang karyawati yang bekerja di sebuah toko kecil bernama ARROW. Lokasi toko terletak tepat di Jakarta Timur, Kalimalang.
Menurut Saya, mungkin doi setiap hari di kala kesenggangan waktunya, beliau memilih untuk menuangkan inspirasi dan imajinasi tingkat tingginya ke majalah dewasa ini.
Mungkin bisa aja buang suntuk sebagai penjahit, dia menulis novel pertama pada tahun 1965.
Itu bukannya zaman-zaman PKI lagi banyak ngebantai orang? Gak heran kalau Judulnya agak seram juga yah di saat itu. Sebut saja, judul novel Sendja Merah di Pelabuhan Djakarta. Judul yang oleh para communistofobi akan dituding kiri. Belum lagi pembahasan tentang Nama Arrow di belakang nama aslinya, Enny (Sukaesih Probowidagdo). Jujur, awalnya saya kira si Enny Arrow ini orang bule yang tekenal atau seorang pujangga sastrawan eropa. LOL Tapi nasib berkata lain, memang nama beken ini diambilkan dari nama tempatnya bekerja.
Tidak lupa juga direkomendasikan untuk Baca salah satu buku terkenalnya: Kisah Taman Mini, nah sebagai info, penulis juga adalah salah satu penggemar Enny Arrow loh. Dulu buku ini sempat dilarang beredar, semasa remaja saya hanya bisa membeli buku ini ketika saya naik Kereta Api dari kampung saya menuju ke kota lain yang lebih besar.
Buku ini dulu ILLEGAL?
Digagas Ibu Tien, Diperjuangkan Ali Sadikin, penjual buku asongan atau majalah seperti koran lokal juga. Abang-abang yang mangkal di stasiun Kereta api itu sering menawarkan kami buku bacaan majalah dewasa gitu. "Dulu belinya juga diam-diam takut ketahuan, kan malu kalo sampe ketahuan."ujar salah satu remaja lokal taon 90-an kala itu.
Nah, kembali ke laptop. Soal riwayat Enny Arrow masih simpang siur. Ada yang mengatakan, Abdullah Harahap (penulis novel-novel horor sejaman Motinggo Boesje) konon yang paling tahu persis soal Enny Arrow. Menurut Beliau nama itu adalah nama samaran penulis lelaki. Siapa? Sayangnya, Abdullah Harahap sudah almarhum sehingga tak bisa dikonfirmasi.
Enny Arrow hanyalah Samaran Belaka?
Pertengahan dekade 70-an, nama Enny Arrow melambung melampaui popularitas Teguh Esha dengan Ali Topan. Kalau menurut keyakinan saya, nama beken yang semakin tersohor itu lebih mungkin sebagai samaran. Secara bahasa yang digunakan di setiap bukunya, sangat amat tak terucapkan dengan kata-kata. Pokoknya tingkat tinggi, sampai ada postingan di setiap halaman gambar porno yang agak bule-bule gitu deh. Tapi sayangnya masih hitam putih sih di saat itu. Kalau mau yang berwarna kita terpaksa cari majalah HUSTLER, Playboy atau sejenis lainnya
Kalau dikilas balik, selama satu dekade ke depan hingga pertengahan 80-an, Enny Arrow merajai bacaan remaja Indonesia bersamaan dengan zaman keemasan komik-komik roman seperti Zaldy, Sl komik-komik silat Ganes TH, Ko-ping-ho, Djair, serta Hans. Menurut kamu gimana ? komen Sob!


Belum ada Komentar untuk "SITUS MAJALAH DEWASA INDONESIA"
Posting Komentar